https://idtax.or.id PMK 34/2025: Kabar Baik Buat Jemaah Haji, Tapi Ada Catatan Kaki Kecil
Mulai 6 Juni 2025, ada update rules dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang bikin vibes haji makin tenang. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2025, jemaah bebas dari semua jenis pungutan pajak untuk barang bawaan pribadi. Iya, kamu gak salah baca. Bebas dari:
- 🧾 Bea masuk
- 💵 Bea masuk tambahan
- 🧮 Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
- 💍 Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)
- 💰 Pajak Penghasilan (PPh)
Ini literally pengganti dari aturan jadul PMK 203/PMK.04/2017 yang belum ngatur spesifik buat jemaah haji.
🛍️ Barang Bawaan yang Dianggap “Pribadi” — Jangan Ke-GR-an!
Kata DJBC, yang dikomandoi oleh Chairul Anwar (Kasubdit Impor DJBC), yang disebut barang pribadi tuh ada kriterianya, bukan sembarang kamu bawa pulang langsung dibilang bebas pajak. Nih, kriterianya:
✅ Buat kepentingan pribadi
✅ Dibawa langsung oleh jemaah
✅ Masuk kategori “personal use” alias bukan buat dijual
Contohnya?
- Baju gamis, sarung, mukena
- Tasbih, sajadah, parfum Arab (asal jumlahnya wajar ya, bukan kayak buka toko)
- Air Zam-zam dalam batas maskapai (biasanya 5 liter)
- Perhiasan emas yang kamu pakai langsung, bukan yang masih di box kayak buat nikahan tetangga
❌ Tapi kalau bawa 50 parfum, 100 sajadah, dan 30 gelang emas buat “souvenir”, ya siap-siap kena “kode keras” dari Bea Cukai. 🫠
🧑🤝🧑 Haji Reguler vs Haji Khusus: Bebasnya Nggak Sama!
Nah, ini penting. Jangan sampai kamu nyangka semua jemaah dapet perlakuan yang equal. Karena ternyataaa…
💡 Haji Reguler dapet full fasilitas pembebasan atas semua barang pribadi.
💸 Haji Khusus (ONH Plus) hanya bebas kalau nilai barangnya nggak lebih dari USD 2.500 FOB (Free on Board). Kalo lewat? Cek tarif ini:
- Bea Masuk: 10% dari nilai pabean
- PPN/PPnBM: sesuai tarif pajak yang berlaku
- PPh Impor: 5% dari total nilai barang
Misal kamu ikut ONH Plus dan bawa jam tangan branded Rp50 juta, ya bisa aja masuk hitungan pungutan. Jangan ngambek.
baca juga
- bedanya apa sih pajak freelancer sama karyawan tetap?
- PPh Pasal 21 Untuk Karyawan Pindah Kerja
- Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak
- Perusahaan Pemungut PPN PPMSE Terbaru
- Bunga Pajak Naik-Turun, Kayak Mood Pas Akhir Bulan
💍 Bawa Emas vs Air Zam-zam: Aman Tapi Tetap Terbatas
Dua item ini sering bikin deg-degan jemaah. Tapi ternyata bisa chill:
✨ Emas: Selama dipake langsung (bukan buat jualan atau oleh-oleh), aman.
🌊 Zam-zam: Aman asal sesuai aturan maskapai dan Arab Saudi (biasanya 1 galon 5L).
Tips dari DJBC: Jangan masukin ke koper biasa, pake kemasan resmi yang mereka anjurkan. Kalau nekat, bisa aja ditahan di bandara.
📉 Negara Rugi Gak Nih?
Well, secara teori sih iya, karena ada potensi kehilangan penerimaan. Tapi menurut DJBC:
“Nilai barang pribadi tuh kecil dan nggak komersial, jadi gak signifikan banget buat APBN.”
Justru kebijakan ini dianggap bentuk dukungan negara terhadap ibadah umat Islam. Jadi, vibes-nya lebih ke “pelayanan spiritual > ngejar cuan”. ❤️
🌍 Kalau Ada Perjalanan Tambahan Wisata, Kena PPN Dong?
Yesss, ini penting buat kamu yang ikut paket umrah + jalan-jalan ke Turki, Mesir, atau Dubai. Pemerintah lewat PMK 11 Tahun 2025 udah siapin skemanya:
🔹 Skema 1: Biaya Dipisah
Misal:
- Umrah: Rp30 juta
- Wisata Turki: Rp20 juta
👉 Maka PPN hanya dikenain ke Rp20 juta
Tarif PPN: 1,1% dari biaya non-ibadah
Contoh:
PPN = 1,1% x 20.000.000 = Rp220.000
🔹 Skema 2: Biaya Gabungan
Kalau biro perjalanannya ngegabung harga (tanpa rincian), maka tarif lebih rendah dikenakan atas total:
Tarif PPN: 0,55% dari total paket
Misal:
Paket gabungan Rp50 juta
PPN = 0,55% x 50.000.000 = Rp275.000
🚀 Dampak Positif Buat Industri dan Jemaah
Kebijakan ini bikin banyak efek baik:
- 💼 Biro perjalanan makin transparan dan kompetitif
- 📈 Mendorong pertumbuhan industri syariah
- 🔐 Kepastian hukum buat semua pihak
- 💸 Jemaah bisa fokus ibadah, gak mikir soal bea masuk koper
💡 Penutup: Tetap Waspada, Jangan Sembarangan Bawa Barang
Yuk wrap up bareng-bareng:
🟢 Kalau kamu jemaah haji reguler → aman bawa barang pribadi, gak kena pajak
🟡 Kalau kamu haji khusus → pastikan barang bawaan < USD 2.500
🔴 Kalau kamu bawa barang buat dijual → siap-siap kena bea, pajak, PPh
🔵 Kalau kamu gabung ibadah + wisata → bagian wisata tetep kena PPN
Pro tip: Cek dulu barang bawaan kamu sama petugas travel atau konsultan pajak online biar gak zonk di bandara. Kalau butuh yang cepat dan akurat? Coba pakai pajak.io, tinggal klik-klik langsung tahu status pajaknya!